FIBA Asia Cup Qualifier: Indonesia vs Korea 24 Jan. Timnas basket Indonesia akan menghadapi Korea Selatan dalam laga krusial FIBA Asia Cup 2025 Qualifiers Window 3 pada 24 Januari 2026 di Istora Senayan, Jakarta. Pertandingan ini jadi penentu nasib Garuda di Grup D—Indonesia saat ini duduk di peringkat ketiga dengan rekor 1-3, sementara Korea memimpin grup dengan 4-0. Kemenangan wajib dibutuhkan agar Indonesia tetap punya peluang lolos ke putaran final Asia Cup 2025 di Arab Saudi. Dengan dukungan penuh tuan rumah dan semangat tinggi setelah latihan intensif selama dua minggu terakhir, skuad asuhan pelatih Justin Melvin siap memberikan perlawanan maksimal melawan tim yang secara ranking FIBA berada jauh di atas. REVIEW FILM
Kondisi dan Pemain Kunci Timnas Indonesia: FIBA Asia Cup Qualifier: Indonesia vs Korea 24 Jan
Timnas Indonesia tampil dengan 12 pemain inti yang sudah teruji. Andakara Prastawa tetap jadi kapten dan motor serangan dengan kemampuan playmaking dan shooting luar yang konsisten. Marques Bolden (naturalisasi) menjadi tulang punggung di paint dengan post play dan rebounding dominan. Jordan Adams dan Anthony Beane Jr. juga siap beri kontribusi besar di perimeter dan scoring. Pemain lokal seperti Daniel Salamena, Agassi Goantara, dan Arlan Hamzah diharapkan tambah kedalaman di bench. Latihan intensif di GOR POPKI selama dua minggu terakhir fokus pada defensive rotation, fast-break offense, dan pick-and-roll defense—area yang jadi kelemahan di window sebelumnya. Pelatih Justin Melvin bilang skuad ini punya chemistry lebih baik dibanding window pertama, dengan komunikasi antar lokal dan naturalisasi semakin lancar. Targetnya jelas: main dengan tempo tinggi, defense agresif, dan manfaatkan home-court advantage Istora Senayan yang selalu riuh.
Analisis Kekuatan Korea Selatan: FIBA Asia Cup Qualifier: Indonesia vs Korea 24 Jan
Korea Selatan datang sebagai pemuncak Grup D dengan rekor sempurna 4-0. Dipimpin guard veteran Lee Dae-sung dan forward Heo Hoon, tim ini punya kombinasi shooting akurat dari luar dan post play yang solid. Import naturalisasi mereka seperti Ra Gun-ah (center) jadi ancaman besar di paint, sementara perimeter shooting Korea sering jadi pembeda di laga-laga ketat. Rekor head-to-head dengan Indonesia belakangan ini kurang menguntungkan—Korea menang di dua pertemuan terakhir Asian Cup Qualifiers. Namun di Istora Senayan, dukungan fans bisa jadi faktor X. Pelatih Korea Kim Sang-sik pasti sudah siapkan strategi untuk batasi Andakara dan Bolden, terutama di pick-and-roll dan transisi. Prediksi pertandingan: skor ketat di babak pertama, tapi Indonesia punya peluang menang kalau bisa kontrol tempo dan defense perimeter.
Apa yang Dipertaruhkan di Laga Ini
Laga ini jadi penentu nasib Indonesia di grup. Dengan satu kemenangan lagi dibutuhkan untuk punya peluang lolos ke putaran final Asia Cup 2025, kekalahan dari Korea hampir memastikan Indonesia tersingkir. Sebaliknya, kemenangan akan membuka peluang besar—terutama jika Indonesia bisa menang atas Lebanon atau Filipina di window terakhir. Home-court advantage Istora Senayan jadi senjata utama—ribuan fans sudah siap ciptakan atmosfer riuh seperti saat lawan Filipina tahun lalu. Dukungan suporter bisa jadi energi tambahan bagi pemain untuk tampil di atas kemampuan. Pelatih Melvin bilang “kami tahu ini laga hidup-mati—kami akan main dengan hati dan semangat Garuda”. Laga ini juga jadi ujian besar bagi naturalisasi dan pemain muda untuk membuktikan diri di panggung Asia.
Kesimpulan
Timnas basket Indonesia menghadapi laga penentu nasib melawan Korea Selatan pada 24 Januari 2026 di Istora Senayan. Dengan skuad yang semakin solid, chemistry membaik, dan dukungan penuh tuan rumah, Garuda punya modal kuat untuk memberikan kejutan. Kemenangan atas Korea bukan hanya soal poin, tapi juga membuktikan bahwa basket Indonesia terus berkembang dan siap bersaing di level Asia. Jadwal padat latihan dan semangat tinggi skuad jadi harapan besar menuju hasil positif. Ayo Garuda—tunjukkan taringmu di Istora malam ini! Semua mata tertuju ke Senayan—mari dukung penuh timnas untuk raih kemenangan bersejarah. Indonesia vs Korea, 24 Januari—siap-siap saksikan pertarungan sengit!