
Paul George Akan Bantu Warriors Menangkan Gelar NBA. Golden State Warriors kembali menjadi sorotan di awal musim NBA 2025/2026 setelah mengamankan kemenangan 118-104 atas Portland Trail Blazers di Chase Center pada 23 Agustus 2025. Kabar terbaru yang mencuri perhatian adalah keputusan Warriors untuk mengejar Paul George, bintang Philadelphia 76ers, dalam upaya memperkuat skuad menuju gelar NBA kelima dalam satu dekade terakhir. Meski negosiasi dengan Los Angeles Clippers gagal musim panas lalu, Warriors kini kembali dikaitkan dengan George, yang dianggap sebagai kepingan penting untuk memperpanjang dinasti mereka. Dengan Stephen Curry masih di puncak performa dan tambahan Jimmy Butler di roster, kehadiran George diyakini bisa menjadi game-changer. Bagaimana Paul George bisa membantu Warriors mengamankan gelar juara? BERITA LAINNYA
Siapa Itu Paul George
Paul George, lahir pada 2 Mei 1990 di Palmdale, California, adalah small forward berusia 35 tahun yang kini bermain untuk Philadelphia 76ers. Dijuluki “PG-13,” George adalah veteran NBA dengan sembilan kali terpilih sebagai All-Star, enam kali masuk All-NBA Team, dan empat kali All-Defensive Team. Kariernya dimulai saat direkrut Indiana Pacers sebagai pilihan ke-10 pada NBA Draft 2010. Ia meraih penghargaan Most Improved Player pada 2013 dan memimpin Pacers ke Final Konferensi Timur. Setelah bermain untuk Oklahoma City Thunder dan Los Angeles Clippers, George menandatangani kontrak empat tahun senilai $212 juta dengan 76ers pada Juli 2024. Meski musim ini dibayangi cedera lutut dan adductor, ia tetap tampil solid, mencatatkan rata-rata 16,2 poin, 5,3 rebound, dan 4,3 assist dalam 41 pertandingan bersama 76ers hingga Juli 2025.
Sehebat Apa Paul George
Paul George dikenal sebagai salah satu two-way player terbaik di NBA, menggabungkan kemampuan menyerang dan bertahan di level elit. Dengan tinggi 6 kaki 8 inci, ia memiliki fleksibilitas untuk menjaga pemain dari posisi guard hingga power forward. Musim 2018/2019 bersama Thunder menjadi puncak kariernya, ketika ia mencatatkan rata-rata 28 poin, 8,2 rebound, dan 2,2 steal per game, finis ketiga dalam voting MVP dan Defensive Player of the Year. Kemampuan menembak tiga angkanya (38,6% sepanjang karier) dan efisiensi di garis lemparan bebas (85,4%) membuatnya menjadi ancaman ofensif yang konsisten. Meski cedera patah kaki pada 2014 sempat menghambat kariernya, George bangkit dengan performa impresif, termasuk medali emas Olimpiade 2016 bersama timnas AS. Di musim 2024/2025, meski terhambat cedera, ia menunjukkan ketangguhan dengan torehan 33 poin dalam kemenangan 76ers atas Hornets pada Desember 2024, membuktikan bahwa ia masih bisa bersinar di momen krusial.
Kenapa Paul George Diyakini Bisa Bantu GSW Amankan Gelar Juara
Warriors melihat Paul George sebagai tambahan ideal untuk memperkuat peluang juara mereka. Pertama, kemampuan two-way George sangat cocok dengan gaya bermain Warriors yang mengutamakan tempo cepat dan pertahanan dinamis. Ia bisa menjadi penutup lubang di posisi wing, terutama setelah kepergian Klay Thompson. Dengan Curry sebagai penembak utama dan Butler sebagai motor serangan sekunder, George bisa berperan sebagai opsi ketiga yang serbabisa, mencetak poin dari luar atau menyerang ke dalam. Kedua, pengalaman George di laga-laga besar, termasuk Final Konferensi Timur bersama Pacers dan playoff bersama Clippers, membuatnya mampu menangani tekanan postseason. Ketiga, visi Warriors untuk memaksimalkan sisa tahun puncak Curry membuat George, yang masih produktif di usia 35, menjadi target realistis dibandingkan bintang muda dengan harga lebih mahal. Kehadirannya juga memungkinkan Warriors memainkan lineup kecil yang fleksibel, dengan Draymond Green di posisi center dan George sebagai wing defender. Meski kontraknya yang besar menjadi tantangan, Warriors diyakini siap menawarkan aset seperti Andrew Wiggins dan draft pick untuk mewujudkan transfer ini sebelum batas waktu perdagangan Februari 2026.
Kesimpulan: Paul George Akan Bantu Warriors Menangkan Gelar NBA
Paul George menjadi kunci potensial bagi Golden State Warriors untuk kembali merengkuh gelar NBA di musim 2025/2026. Dengan rekam jejak sebagai two-way player elit dan pengalaman di panggung besar, George menawarkan kombinasi keterampilan yang selaras dengan visi Steve Kerr. Kemampuannya mencetak poin, bertahan, dan beradaptasi dengan sistem Warriors menjadikannya kandidat ideal untuk melengkapi Curry, Butler, dan Green. Meski cedera sempat menjadi hambatan, ketangguhan dan profesionalisme George menunjukkan bahwa ia masih bisa menjadi perbedaan di level tertinggi. Jika Warriors berhasil mengamankan jasanya, peluang mereka untuk kembali ke puncak NBA akan semakin terbuka lebar. Musim ini akan menjadi ujian nyata bagi ambisi Warriors, dan kehadiran George bisa menjadi langkah menuju kejayaan baru di Chase Center.