
Kevin Durant Selamatkan Nama Baik Warriors. Kevin Durant, yang kini bermain untuk Houston Rockets, baru-baru ini membuat pernyataan menarik bahwa kehadirannya di Golden State Warriors antara 2016 hingga 2019 membantu “menyelamatkan nama baik” tim tersebut. Komentar ini muncul dalam sebuah wawancara pada Agustus 2025, menjelang laga pramusim Rockets melawan Warriors. Durant, yang memenangkan dua gelar NBA dan dua Finals MVP bersama Warriors, merujuk pada peran krusialnya dalam mengubah persepsi tentang tim setelah kekalahan menyakitkan di Final NBA 2016. Artikel ini akan mengulas siapa Kevin Durant, makna di balik pernyataannya, dan bagaimana Warriors menanggapi pandangannya, dengan bahasa yang santai namun tetap formal. BERITA BOLA
Siapa Itu Kevin Durant
Kevin Durant, lahir di Washington, D.C., pada 29 September 1988, adalah salah satu pemain basket terbaik di era modern, dikenal dengan inisialnya, KD. Dengan tinggi 2,11 meter, ia adalah small forward serba bisa yang menggabungkan kemampuan mencetak poin, playmaking, dan pertahanan. Durant memulai karir profesionalnya di Seattle SuperSonics (kini Oklahoma City Thunder) sebagai pick kedua NBA Draft 2007 setelah musim gemilang di University of Texas, di mana ia meraih Naismith College Player of the Year. Selama karirnya, ia memenangkan dua gelar NBA (2017, 2018), dua Finals MVP, satu MVP musim reguler (2014), empat gelar top skorer, dan 15 kali terpilih sebagai All-Star. Setelah sembilan tahun di Thunder, ia bergabung dengan Warriors pada 2016, memimpin tim ke dua gelar beruntun sebelum pindah ke Brooklyn Nets pada 2019 dan kini memperkuat Rockets sejak Juni 2025. Hingga Agustus 2025, ia mencatat rata-rata 26,6 poin, 6 rebound, dan 4,2 assist per game.
Apa Yang Dia Maksud Dengan Selamatkan Nama Baik Warriors
Durant menyebut bahwa kedatangannya ke Warriors pada 2016 membantu menyelamatkan reputasi tim setelah kekalahan traumatis di Final NBA 2016 melawan Cleveland Cavaliers. Saat itu, Warriors mencatatkan rekor 73-9 terbaik sepanjang sejarah NBA, namun gagal juara setelah kehilangan keunggulan 3-1 di final, yang membuat mereka jadi bahan ejekan. Durant, yang baru saja kalah dari Warriors di Final Wilayah Barat bersama Thunder, bergabung dengan tim yang sudah memiliki Stephen Curry, Klay Thompson, dan Draymond Green. Kehadirannya menciptakan “superteam” yang mendominasi, memenangkan gelar pada 2017 dan 2018 dengan Durant sebagai Finals MVP di kedua musim tersebut. Ia berpendapat bahwa tanpa kontribusinya, Warriors mungkin tidak akan pulih dari stigma kekalahan 2016 dan terus dianggap sebagai tim yang “gagal di saat krusial”. Durant juga menyinggung bahwa keputusannya bergabung, meski dikritik sebagai “jalan mudah”, membantu memperkuat warisan Warriors sebagai dinasti modern, dengan rekor 67-15 pada 2016/17 dan sapu bersih 12-0 di playoff awal 2017.
Bagaimana Tanggapan Warriors Atas Kevin Durant
Pihak Warriors, termasuk pelatih Steve Kerr dan pemain seperti Stephen Curry, memberikan tanggapan yang positif namun berhati-hati terhadap pernyataan Durant. Kerr, dalam konferensi pers menjelang laga pramusim pada 28 Agustus 2025, mengakui kontribusi besar Durant, menyebutnya sebagai “kunci kesuksesan kami di 2017 dan 2018”. Ia menambahkan bahwa Durant tidak hanya membawa bakat, tetapi juga mentalitas pemenang yang membantu tim bangkit dari kekecewaan 2016. Curry, yang kini memimpin Warriors bersama Jimmy Butler, menyatakan bahwa Durant adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah tim, dengan rencana klub untuk memensiunkan nomor punggung 35 miliknya di Chase Center. Namun, Draymond Green, yang pernah berselisih dengan Durant pada 2018, memilih untuk tidak berkomentar panjang, hanya menyebut bahwa “kami semua berperan dalam kesuksesan itu”. Meski ada spekulasi tentang reuni pada Februari 2025 yang ditolak Durant, Warriors menegaskan bahwa mereka menghormati keputusannya untuk tetap di Phoenix saat itu dan kini fokus pada roster baru mereka. Tanggapan ini menunjukkan penghargaan atas warisan Durant, tetapi juga keinginan untuk move on dengan dinamika tim saat ini.
Kesimpulan: Kevin Durant Selamatkan Nama Baik Warriors
Pernyataan Kevin Durant bahwa ia “menyelamatkan nama baik Warriors” mencerminkan peran monumentalnya dalam membawa tim kembali ke puncak setelah kegagalan Final 2016. Sebagai superstar dengan karir gemilang, Durant tidak hanya menambah kekuatan ofensif, tetapi juga membantu mengubah narasi Warriors dari “tim berbakat yang gagal” menjadi dinasti juara. Tanggapan positif dari Kerr dan Curry menegaskan dampaknya, meski ada nuansa kehati-hatian dari Green, mencerminkan dinamika kompleks selama masa Durant di Warriors. Meski kini memperkuat Rockets, warisan Durant di Golden State tetap abadi, dengan nomor 35 yang akan dipensiunkan sebagai bukti. Pernyataan ini mengundang refleksi tentang bagaimana keputusan besar seorang pemain dapat mengubah sejarah sebuah tim, sekaligus menegaskan bahwa Durant, dengan segala kontroversinya, adalah salah satu arsitek kejayaan Warriors modern.