
Austin Reaves Menceritakan Kehidupan Sehari-hari Atlet NBA. Austin Reaves, guard Los Angeles Lakers, baru-baru ini berbagi cerita menarik tentang kehidupan sehari-hari sebagai atlet NBA dalam wawancara pada 30 Agustus 2025. Di tengah persiapan untuk musim NBA 2025/2026, Reaves, yang kini menjadi salah satu pilar Lakers, memberikan gambaran jujur tentang rutinitas, tantangan, dan keseruan menjadi pemain di liga basket terbesar di dunia. Dengan performa impresifnya musim lalu—rata-rata 15,9 poin dan 5,5 assist per laga—Reaves telah menjelma dari undrafted rookie menjadi starter andalan. Ceritanya menyoroti sisi glamor dan kerja keras di balik kehidupan seorang atlet NBA, menarik perhatian penggemar yang penasaran dengan keseharian pemain seperti dirinya. Artikel ini akan mengulas profil Reaves, bagaimana ia menceritakan rutinitasnya, dan apakah kehidupan atlet NBA lebih menyenangkan atau melelahkan. BERITA VOLI
Mengenal Profil Pemain Austin Reaves
Austin Reaves lahir pada 29 Mei 1998 di Newark, Arkansas. Ia memulai karier basketnya di Universitas Wichita State sebelum pindah ke Universitas Oklahoma, di mana ia mencatatkan rata-rata 18,3 poin per laga di musim seniornya. Tidak terpilih di NBA Draft 2021, Reaves menandatangani kontrak two-way dengan Lakers dan dengan cepat membuktikan diri. Musim rookie-nya menghasilkan 7,3 poin per laga, dan pada musim 2023/2024, ia menjadi starter dengan kontrak empat tahun senilai 53,8 juta dolar AS. Dengan tinggi 1,96 meter, Reaves dikenal sebagai guard serba bisa dengan tembakan tiga angka akurat (39,8% musim lalu) dan kemampuan playmaking yang solid. Ia juga membantu Lakers mencapai final Wilayah Barat pada 2023 dan semifinal pada 2025, meski kalah dari Denver Nuggets. Di luar lapangan, Reaves dikenal dengan kepribadian santai dan kecintaannya pada golf, sering bermain dengan LeBron James dan Anthony Davis.
Bagaimana Austin Reaves Menceritakan Kehidupan Sehari-hari Atlet NBA
Dalam wawancara terbarunya, Reaves menggambarkan kehidupan sehari-hari atlet NBA sebagai perpaduan antara disiplin ketat dan momen-momen menyenangkan. Selama musim, harinya dimulai pukul 07.00 dengan sarapan tinggi protein, diikuti sesi gym untuk menjaga kondisi fisik. Latihan tim di fasilitas Lakers dimulai pukul 10.00, mencakup latihan tembakan, scrimmage, dan analisis video selama 2-3 jam. Reaves menekankan pentingnya perawatan tubuh, seperti sesi cryotherapy dan pijat, untuk mencegah cedera, terutama setelah ia mengalami masalah pergelangan kaki pada 2024. Di luar latihan, ia sering menghabiskan waktu untuk mempelajari strategi lawan bersama pelatih JJ Redick. Malam hari diisi dengan pertandingan atau waktu luang untuk bersantai, seperti bermain golf atau menonton film. Selama offseason, Reaves fokus pada pengembangan skill, seperti tembakan jarak menengah, dan menghabiskan waktu di Arkansas bersama keluarga. Ia juga menyebutkan tekanan media sosial dan ekspektasi penggemar sebagai bagian tak terpisahkan dari keseharian, yang kadang menguras mental.
Apakah Menjadi Atlet NBA Itu Menyenangkan? Atau Malah Melelahkan?
Menurut Reaves, menjadi atlet NBA adalah kombinasi antara menyenangkan dan melelahkan. Aspek menyenangkannya termasuk gaji besar—ia memperoleh 12,9 juta dolar AS musim ini—dan kesempatan bermain di depan ribuan penggemar, seperti saat melawan Boston Celtics di TD Garden. Ia juga menikmati momen seperti bepergian dengan jet pribadi dan bertemu ikon olahraga seperti Kobe Bryant di awal kariernya. Namun, Reaves jujur tentang sisi melelahkannya. Jadwal padat dengan 82 pertandingan dalam enam bulan, ditambah perjalanan lintas zona waktu, sering membuatnya kelelahan fisik dan mental. Cedera kecil, seperti yang dialaminya musim lalu, menambah tantangan, memaksanya menjalani sesi fisioterapi hampir setiap hari. Tekanan untuk tampil konsisten di bawah sorotan media dan kritik fans juga menjadi beban, terutama setelah kekalahan beruntun Lakers pada Februari 2025. Meski begitu, Reaves menyebut bahwa dukungan dari rekan setim seperti LeBron dan Davis membuatnya tetap termotivasi, menjadikan pengalaman ini lebih banyak menyenangkan daripada melelahkan.
Kesimpulan: Austin Reaves Menceritakan Kehidupan Sehari-hari Atlet NBA
Cerita Austin Reaves tentang kehidupan sehari-hari atlet NBA memberikan gambaran nyata tentang kerja keras di balik kemewahan sebagai bintang Lakers. Dari profilnya sebagai undrafted rookie yang kini menjadi starter andalan, Reaves menunjukkan dedikasi dan ketangguhan. Rutinitasnya yang penuh disiplin, mulai dari latihan intens hingga perawatan tubuh, mencerminkan tantangan fisik dan mental seorang atlet NBA, sementara momen seperti bermain golf dan interaksi dengan penggemar menambah sisi menyenangkan. Meski jadwal padat dan tekanan tinggi membuat profesi ini melelahkan, Reaves menegaskan bahwa passion untuk basket dan dukungan tim membuatnya berharga. Dengan musim 2025/2026 yang akan dimulai melawan LA Clippers pada Oktober 2025, Reaves siap menunjukkan bahwa kehidupan atlet NBA, meski berat, adalah perjalanan yang memuaskan bagi mereka yang mencintai permainan ini.