
Detroit Pistons Akan Menjadi Tim Kuat di NBA 2026. Musim NBA 2025/2026 baru saja dimulai, dan Detroit Pistons menjadi sorotan sebagai tim yang siap menggebrak Wilayah Timur. Setelah mencatatkan rekor 44-38 musim lalu, terbaik sejak 2016, Pistons kini menatap musim baru dengan optimisme tinggi. Meski kalah 2-4 dari New York Knicks di babak pertama playoff 2025, mereka berhasil memutus rekor 15 kekalahan beruntun di postseason dengan kemenangan bersejarah pada 21 April 2025. Sementara Arsenal menghadapi tantangan dengan cedera Kai Havertz dan adaptasi Viktor Gyokeres yang belum nyetel, Pistons justru menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Dengan inti pemain muda yang semakin matang dan tambahan pemain berpengalaman, akankah Pistons menjadi tim kejutan di NBA 2026? Berikut ulasan lengkapnya. BERITA LAINNYA
Kenapa Detroit Pistons Sangat Pede di NBA 2026
Kepercayaan diri Pistons berasal dari transformasi drastis mereka musim lalu, di mana mereka melipatgandakan total kemenangan dari 14-68 pada 2023/2024 menjadi 44-38, menjadikan mereka tim kedua dalam sejarah NBA yang mencapai prestasi ini dalam satu musim penuh. Di bawah asuhan pelatih J.B. Bickerstaff dan presiden operasi basket Trajan Langdon, Pistons membangun identitas sebagai tim dengan pertahanan tangguh dan serangan seimbang, mencatatkan defensive rating 113,1 (11th di NBA) dan offensive rating 115,0 (16th di NBA). Penambahan pemain seperti Duncan Robinson dan Caris LeVert di offseason 2025 meningkatkan kemampuan menembak dan playmaking, sementara inti muda seperti Cade Cunningham dan Jalen Duren terus berkembang. Kemenangan atas tim kuat seperti Toronto Raptors (117-105) untuk mengamankan playoff musim lalu juga memperkuat mentalitas tim. Dengan jadwal musim baru yang mencakup laga televisi nasional melawan Knicks pada Januari 2026, Pistons siap membuktikan bahwa mereka bukan lagi tim papan bawah.
Siapa Saja Yang Akan Menjadi Kunci di Tim Detroit Pistons
Cade Cunningham adalah jantung Pistons, dengan rata-rata 26,1 poin, 6,1 rebound, dan 9,1 assist per game musim lalu, menjadikannya kandidat All-NBA. Pemain berusia 24 tahun ini memimpin tim dengan permainan serba bisa, sering dibandingkan dengan Luka Doncic karena visi dan ketenangannya di lapangan. Jaden Ivey, yang kembali setelah cedera patah tulang fibula, menunjukkan potensi besar dengan 17,6 poin dan akurasi tembakan tiga angka 40,9% dalam 30 laga musim lalu. Ausar Thompson, forward muda berusia 22 tahun, diharapkan meningkatkan kontribusinya setelah musim rookie yang menjanjikan, dengan fokus pada pertahanan dan transisi cepat. Jalen Duren, center berusia 21 tahun, adalah tulang punggung di paint dengan rata-rata 10,3 rebound per game, memberikan kekuatan fisik untuk melawan big man lawan. Tambahan seperti Duncan Robinson, dengan kemampuan tembakan tiga angka, dan Caris LeVert, yang membawa pengalaman playmaking, menambah kedalaman roster. Pilihan draft 2025, Ron Holland II, juga menunjukkan potensi dengan 28 poin di Summer League, meski masih perlu mengasah tembakan luar.
Apa Tantangan Yang Akan Dihadapi Oleh Tim NBA Detroit Pistons
Meski penuh potensi, Pistons menghadapi sejumlah tantangan. Wilayah Timur semakin kompetitif dengan tim seperti Boston Celtics, New York Knicks, dan Milwaukee Bucks yang diperkuat bintang-bintang papan atas. Pertahanan Pistons, meski solid, masih perlu konsistensi untuk menghadapi tim dengan offensive rating tinggi seperti Philadelphia 76ers. Jaden Ivey harus membuktikan bahwa ia bisa tetap sehat dan tampil stabil sepanjang musim, sementara Ron Holland II perlu beradaptasi dengan intensitas NBA. Kehilangan pemain seperti Malik Beasley, Dennis Schröder, dan Tim Hardaway Jr. di offseason juga berarti Pistons harus mengandalkan chemistry baru dengan Robinson dan LeVert, yang belum teruji dalam sistem Bickerstaff. Selain itu, tekanan untuk mempertahankan momentum setelah musim sukses 2024/2025 sangat besar, terutama dengan ekspektasi fans yang melonjak setelah kemenangan playoff pertama sejak 2008. Jadwal berat, termasuk laga tandang melawan Knicks dan Celtics, akan menguji kedalaman dan mentalitas tim.
Kesimpulan: Detroit Pistons Akan Menjadi Tim Kuat di NBA 2026
Detroit Pistons memasuki musim NBA 2025/2026 dengan kepercayaan diri tinggi, didorong oleh kebangkitan bersejarah mereka musim lalu dan inti pemain muda yang dipimpin Cade Cunningham. Penambahan Duncan Robinson dan Caris LeVert, ditambah potensi Jaden Ivey, Ausar Thompson, dan Ron Holland II, menjadikan mereka tim yang patut diperhitungkan di Wilayah Timur. Namun, tantangan seperti persaingan ketat, konsistensi pertahanan, dan adaptasi pemain baru akan menguji kemampuan mereka untuk melangkah lebih jauh. Sementara Arsenal berjuang dengan cedera Havertz dan adaptasi Gyokeres, Pistons menawarkan kisah inspiratif tentang kebangkitan dari dasar klasemen menuju contender potensial. Jika chemistry tim terbentuk dan Cunningham terus bersinar, Pistons bisa menjadi kejutan besar di NBA 2026, mungkin bahkan melaju lebih jauh di playoff. Fans di Motor City kini menanti apakah tim ini bisa mewujudkan ekspektasi besar tersebut.