Devin Booker Respect Dengan Cara Main Brooks. Devin Booker, bintang Phoenix Suns, kembali tunjukkan respect mendalam pada gaya bermain Dillon Brooks, rekan setimnya yang dulu sering jadi rival sengit. Setelah kemenangan telak 132-108 atas Los Angeles Lakers pada 23 Desember 2025, Booker puji Brooks sebagai ultra-competitor yang selalu push the edge. Pernyataan ini lanjutan dari dukungan Booker sepanjang musim, di mana ia tekankan bahwa energi agresif Brooks justru jadi aset berharga bagi tim, meski sering kontroversial. BERITA OLAHRAGA
Dari Rival jadi Rekan yang Dihormati: Devin Booker Respect Dengan Cara Main Brooks
Dulu, Booker dan Brooks sering terlibat duel panas saat Brooks masih bela tim lain. Pertemuan mereka penuh intensitas, dengan Brooks sering jadi “villain” yang bikin Booker kesulitan. Namun, sejak Brooks gabung Suns melalui trade besar di offseason 2025, Booker langsung sambut baik. Ia bilang Brooks langsung hubungi dia saat trade terjadi, dan kini mereka bangun ikatan kuat. Booker akui, “The guy you hate when he’s not on your team, but you embrace him when he is.” Respect ini tumbuh karena Booker paham bahwa gaya Brooks—fisik, in your face, dan tak kenal takut—bisa angkat level tim, terutama di saat butuh toughness ekstra.
Energi Kompetitif yang Dibutuhkan Tim: Devin Booker Respect Dengan Cara Main Brooks
Booker sering bela Brooks saat ada kritik soal antics atau foul berlebih. Ia bilang tim butuh energi seperti itu setiap malam, karena “people always say everything’s too friendly in the NBA, and then Dillon comes around.” Di laga-laga krusial, Brooks bawa fire yang contagius, seperti saat ia cetak 25 poin efisien melawan Lakers baru-baru ini. Booker puji bagaimana Brooks improve jadi scorer tajam sambil jaga identitas defensifnya. “We respect it,” kata Booker sambil tertawa, sorot bahwa kerja keras Brooks bawa confidence baru. Ini bikin Suns lebih tangguh, terutama di tengah rebuild dengan banyak pemain muda.
Dampak Positif bagi Suns Musim Ini
Keberadaan Brooks ubah dinamika Suns jadi lebih agresif dan vocal. Booker sebut Brooks bantu dia jadi leader lebih baik, karena mereka saling dorong. Di musim yang penuh tantangan seperti cedera dan adaptasi roster baru, respect Booker pada cara main Brooks jadi contoh bagaimana tim rally behind satu sama lain. Hasilnya terlihat di performa seimbang, dengan assist tinggi dan serangan yang hidup. Booker yakin, selama Brooks tetap push edge tanpa over, ini bakal bawa Suns lebih jauh di kompetisi ketat Barat.
Kesimpulan
Devin Booker tunjukkan respect tulus pada cara main Dillon Brooks, dari ultra-competitor yang push batas hingga aset tak tergantikan di Suns. Di akhir 2025 ini, pujian Booker jadi bukti bahwa rivalitas lama bisa ubah jadi kekuatan tim. Gaya Brooks yang intens bawa energi baru, dan dukungan Booker perkuat chemistry skuad. Ke depan, kombinasi ini berpotensi bawa Suns raih hasil lebih baik, sekaligus ingatkan bahwa respect antar pemain sering jadi kunci sukses di NBA. Para penggemar Suns pasti senang lihat duo ini terus berkembang bareng.