Harden Debut Solid di Cavs, Nets Kalah Telak. James Harden membuat debut yang mengesankan bersama Cleveland Cavaliers dengan mencetak 28 poin, 9 assist, dan 6 rebound saat Cavs menggasak Brooklyn Nets 128-99 di Rocket Mortgage FieldHouse, Cleveland, pada 20 Februari 2026. Kemenangan telak 29 poin ini menjadi pesta penyambutan sempurna bagi Harden yang baru saja didatangkan dari LA Clippers melalui trade tiga tim. Harden tampil tenang dan efisien sepanjang laga, membantu Cavaliers memperpanjang rekor kemenangan menjadi lima laga beruntun. Sementara itu, Nets terlihat kewalahan tanpa Donovan Mitchell dan Evan Mobley yang absen karena cedera, sekaligus menunjukkan betapa besar lubang yang ditinggalkan Harden di lini serang Brooklyn. Laga ini langsung menjadi sorotan karena kontras performa dua tim pasca-pergantian besar di deadline trade. BERITA TERKINI
Debut Efisien Harden dan Dominasi Cavs: Harden Debut Solid di Cavs, Nets Kalah Telak
Harden memulai pertandingan dengan ritme yang pas: 8 poin di kuarter pertama, termasuk tiga three-pointer yang langsung membuat penonton bertepuk tangan. Ia tidak memaksakan diri, tapi tetap menjadi pusat permainan dengan pick-and-roll bersama Jarrett Allen dan lob-lob akurat ke Evan Mobley yang kembali dari cedera ringan. Di babak pertama saja Harden sudah mengumpulkan 15 poin dan 5 assist, membantu Cavs unggul 68-48 saat turun minum. Di kuarter ketiga, Harden menambah 9 poin lagi sambil membagi bola dengan cerdas, termasuk no-look pass yang membebaskan Donovan Mitchell untuk dunk spektakulernya. Total 28 poin dibuatnya dengan efisiensi tinggi (10/17 FG, 5/9 3PT, 3/3 FT), ditambah 9 assist tanpa turnover dan 6 rebound. Ia juga mencatat 3 steal yang memicu fast-break Cavaliers. Pelatih Kenny Atkinson memuji Harden sebagai “pemain yang membuat semuanya lebih mudah bagi rekan setimnya”. Cavs mendominasi paint 62-38 dan memenangkan pertarungan turnover 12-18, dua faktor utama kemenangan telak ini.
Kelemahan Nets dan Performa Pemain Kunci: Harden Debut Solid di Cavs, Nets Kalah Telak
Brooklyn Nets tampak kehilangan arah sepanjang laga. Tanpa Harden yang selama ini menjadi motor utama serangan, Nets kesulitan menciptakan spacing dan ritme. Cam Thomas mencoba mengisi peran dengan 24 poin, tapi ia sering memaksakan tembakan dan membuat 5 turnover. Dennis Schröder menyumbang 16 poin dan 7 assist, tapi lini depan Nets kalah fisik di rebound dan paint. Nic Claxton mencatat double-double 12 poin dan 11 rebound, tapi ia kesulitan menghadapi duet Allen-Mobley di bawah ring. Nets tertinggal hingga 25 poin di kuarter ketiga dan tidak pernah bisa mendekat lagi di kuarter keempat. Pelatih Jordi Fernández mengakui bahwa “kami masih mencari identitas baru setelah kehilangan Harden—perlu waktu untuk menyesuaikan”. Kekalahan ini membuat Nets semakin terpuruk di dasar klasemen Eastern Conference dengan rekor 18-42, sementara Cavs naik ke peringkat 2 Timur dengan momentum yang sangat kuat.
Kesimpulan
Debut James Harden bersama Cavaliers berjalan mulus dan langsung memberikan dampak besar. Dengan 28 poin, 9 assist, dan permainan tanpa turnover, ia membuktikan bahwa pengalaman dan visi permainannya masih kelas dunia. Kemenangan telak atas Nets bukan hanya soal skor, melainkan tanda bahwa Cavs kini punya senjata tambahan yang bisa membuat mereka lebih berbahaya di playoff nanti. Bagi Nets, kekalahan ini menjadi pengingat pahit bahwa rebuild mereka masih panjang dan butuh penyesuaian besar setelah kehilangan Harden. Musim ini semakin menarik dengan Harden yang tampak segar di tim baru, dan Cavs yang terlihat semakin lengkap. Tetap pantau, karena performa seperti ini bisa menjadi awal dari run besar Cleveland menuju gelar. Semangat terus untuk kedua tim—musim masih panjang dan penuh kejutan.