
Jason Kidd Ceritakan Mavericks Kalahkan Heat di NBA Finals 2011. Jason Kidd, pelatih kepala Dallas Mavericks, baru-baru ini mengenang momen bersejarah saat ia memimpin timnya sebagai pemain untuk mengalahkan Miami Heat di NBA Finals 2011. Dalam wawancara di podcast The Old Man and The Three pada 25 Agustus 2025, Kidd berbagi cerita tentang kemenangan epik Mavericks atas trio LeBron James, Dwyane Wade, dan Chris Bosh, yang dianggap sebagai salah satu kejutan terbesar dalam sejarah NBA. Kemenangan 4-2 di seri tersebut, yang berpuncak pada Game 6 di Miami, menjadi satu-satunya gelar NBA Mavericks hingga kini. Cerita Kidd tidak hanya menghidupkan kembali nostalgia, tetapi juga memberikan wawasan tentang kepemimpinannya di lapangan. Apa yang membuat kemenangan ini begitu istimewa, dan bagaimana Kidd menceritakannya? Artikel ini akan mengupasnya secara ringkas. BERITA BOLA
Siapa Jason Kidd
Jason Kidd adalah mantan point guard legendaris NBA yang kini menjabat sebagai pelatih kepala Dallas Mavericks sejak 2021. Lahir di San Francisco pada 23 Maret 1973, Kidd memiliki karier bermain selama 19 musim, memperkuat tim seperti Dallas Mavericks, New Jersey Nets, Phoenix Suns, dan New York Knicks. Dipilih sebagai pick kedua di NBA Draft 1994 oleh Mavericks, ia dikenal sebagai salah satu playmaker terbaik dalam sejarah, dengan 12.091 assist (kedua sepanjang masa) dan 107 triple-double (ketiga sepanjang masa). Kidd adalah 10 kali All-Star, lima kali All-NBA First Team, dan memenangkan gelar NBA bersama Mavericks pada 2011. Setelah pensiun pada 2013, ia beralih ke dunia kepelatihan, menjadi asisten pelatih Los Angeles Lakers (2019-2021) sebelum kembali ke Mavericks. Di bawah kepemimpinannya, Mavericks mencapai Final Wilayah Barat pada 2022 dan Final NBA pada 2024, meski kalah dari Boston Celtics.
Sehebat Apa Pemain Jason Kidd Ini
Sebagai pemain, Kidd adalah definisi point guard sejati. Dengan tinggi 1,93 meter, ia memiliki visi permainan luar biasa, sering disebut sebagai “floor general” karena kemampuannya mengatur tempo dan menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Musim 2010/2011, saat Mavericks menjuarai NBA, Kidd mencatatkan rata-rata 7,9 poin, 8,2 assist, dan 4,4 rebound per game, dengan akurasi tembakan tiga angka 34%. Meski usianya sudah 38 tahun saat itu, ia tetap menjadi otak di lapangan, mengatur serangan untuk Dirk Nowitzki, Jason Terry, dan Tyson Chandler. Kemampuan bertahannya juga luar biasa, dengan 1,9 steal per game di musim tersebut, membantu Mavericks mengatasi tim-tim kuat seperti Los Angeles Lakers dan Oklahoma City Thunder di playoff. Kidd juga dikenal karena kecerdasan basketnya, mampu membaca permainan lawan dan membuat keputusan cepat di momen krusial. Prestasinya sebagai pemain termasuk medali emas Olimpiade 2000 dan 2008, menjadikannya salah satu point guard paling dekoratif dalam sejarah NBA.
Bagaimana Dia Menceritakan Mavericks Berhasil Mengalahkan Heat di Final NBA 2011
Dalam podcast The Old Man and The Three, Kidd menceritakan kemenangan Mavericks di Final NBA 2011 sebagai momen “underdog sejati.” Ia menggambarkan bagaimana timnya, yang dianggap tidak memiliki peluang melawan “Big Three” Miami Heat, mampu mengatasi tekanan dengan kerja tim dan strategi cerdas. Kidd menyoroti Game 2, di mana Mavericks bangkit dari defisit 15 poin untuk menang 95-93, dengan tembakan tiga angka krusial dari Dirk Nowitzki. “Itu momen yang mengubah segalanya. Kami tahu kami bisa mengalahkan mereka,” katanya. Ia juga memuji pelatih Rick Carlisle yang merancang pertahanan zona untuk membingungkan LeBron James, yang hanya mencetak delapan poin di Game 4, salah satu performa terburuknya di playoff. Kidd menekankan peran veteran seperti dirinya, Jason Terry, dan Tyson Chandler dalam menjaga fokus tim, terutama di Game 6, di mana Mavericks menang 105-95 di Miami untuk mengunci gelar. Ia menyebut kunci kemenangan adalah kepercayaan diri dan chemistry tim, dengan Nowitzki sebagai Finals MVP yang mencetak rata-rata 26 poin per game. Kidd juga berbagi momen emosional saat mengangkat trofi Larry O’Brien, menyebutnya sebagai “puncak karier” yang tak akan ia lupakan.
Kesimpulan: Jason Kidd Ceritakan Mavericks Kalahkan Heat di NBA Finals 2011
Cerita Jason Kidd tentang kemenangan Dallas Mavericks atas Miami Heat di Final NBA 2011 menghidupkan kembali salah satu momen paling ikonik dalam sejarah NBA. Sebagai point guard veteran, Kidd memainkan peran krusial dengan kepemimpinan dan kecerdasan di lapangan, membantu Mavericks mengatasi status underdog mereka. Kisahnya di podcast menunjukkan betapa pentingnya kerja tim, strategi cerdas, dan mentalitas juara dalam meraih gelar. Dengan pengalamannya kini sebagai pelatih, Kidd berusaha menanamkan semangat serupa di Mavericks, yang kini diperkuat Anthony Davis dan Cooper Flagg. Kemenangan 2011 tetap menjadi bukti bahwa, dengan kepemimpinan seperti Kidd, tim mana pun bisa mengalahkan raksasa, dan cerita ini akan terus menginspirasi fans basket di seluruh dunia.