Kesatria Solo Hajar Pacific Caesar 93-68. Kesatria Solo berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 93-68 atas Pacific Caesar pada laga pekan ke-21 Indonesian Basketball League (IBL) 2025/2026 yang berlangsung di GOR C-Tra Arena, Bandung, Sabtu malam 7 Februari 2026. Dominasi Kesatria terlihat sejak kuarter pertama, dengan tim mampu mengontrol tempo permainan dan memanfaatkan kelemahan lawan di paint serta perimeter defense. Kemenangan ini membawa Kesatria Solo naik ke posisi 6 klasemen sementara dengan 32 poin dari 21 pertandingan, sementara Pacific Caesar tertahan di papan bawah dengan 16 poin dan semakin terancam zona degradasi. INFO DJ
Dominasi Sejak Awal hingga Akhir: Kesatria Solo Hajar Pacific Caesar 93-68
Kesatria Solo langsung mengambil alih permainan sejak tip-off. Mereka memimpin 26-14 di akhir kuarter pertama berkat tembakan tiga angka akurat dari Anthony Beane dan dominasi rebound serta blok dari Marques Bolden. Pacific Caesar sempat mencoba membalas di kuarter kedua melalui permainan cepat dan beberapa tembakan luar, namun Kesatria menutup paruh pertama dengan skor 52-32 setelah run 12-2 di menit-menit akhir kuarter kedua.
Babak kedua menjadi milik Kesatria sepenuhnya. Kuarter ketiga ditutup dengan skor 76-50 setelah mereka terus menekan dengan full-court press dan transisi cepat. Kuarter keempat berjalan sebagai garbage time, dengan pelatih Kesatria Solo Pablo Favarel sudah menarik starter sejak pertengahan kuarter. Kesatria memimpin hingga 32 poin di puncaknya sebelum akhirnya menang 93-68.
Performa Pemain Kunci dan Statistik Pertandingan: Kesatria Solo Hajar Pacific Caesar 93-68
Anthony Beane menjadi top skor dengan 24 poin (9/16 FG, 4/7 3PT), 7 assist, dan 5 rebound. Marques Bolden menyumbang double-double 18 poin dan 14 rebound dengan 4 blok, Brandon Jawato 16 poin dan 8 rebound, serta pemain lokal Abraham Grahita mencetak 12 poin dari bangku cadangan. Kesatria Solo menang rebound 50-36, mencetak 58 poin di paint, dan memaksa Pacific Caesar 20 turnover.
Dari kubu Pacific Caesar, Abraham Damar Grahita mencetak 16 poin tertinggi tim, diikuti pemain impor mereka yang hanya mampu 12 dan 10 poin karena dibatasi defense ketat Kesatria. Pacific Caesar kalah telak di poin paint (58-32), turnover (20-12), dan three-point shooting (24% vs 40%). Pelatih Pacific Caesar mengakui timnya kalah dalam intensitas dan eksekusi sepanjang laga.
Dampak Hasil dan Posisi Klasemen
Kemenangan ini membuat Kesatria Solo mengumpulkan 32 poin dari 21 laga dan naik ke posisi 6 klasemen sementara, hanya terpaut 2 kemenangan dari zona playoff langsung. Pacific Caesar tertahan di papan bawah dengan 16 poin dan semakin terancam zona degradasi. Hasil ini juga memperbaiki rekor kandang Kesatria Solo menjadi 10-6 musim ini dan menambah keyakinan tim menjelang laga-laga krusial berikutnya.
Kesimpulan
Kesatria Solo tampil sangat dominan dengan mengalahkan Pacific Caesar 93-68 pada pekan ke-21 IBL 2025/2026 di GOR C-Tra Arena, Sabtu 7 Februari 2026. Penampilan gemilang Anthony Beane, Marques Bolden, dan Brandon Jawato menjadi kunci utama kemenangan, ditopang pertahanan agresif dan penguasaan bola yang superior. Bagi Pacific Caesar, kekalahan ini menjadi pukulan telak dan pelajaran tentang pentingnya intensitas di laga tandang. Hasil ini memperkuat posisi Kesatria Solo di papan tengah atas klasemen dan menambah optimisme menjelang sisa musim reguler. Pertandingan ini menunjukkan bahwa IBL musim ini masih sangat kompetitif, di mana tim mana pun bisa mendominasi atau kalah telak di malam tertentu. Kesatria Solo membuktikan bahwa mereka adalah salah satu kekuatan utama liga dan berhak berada di zona playoff. Semoga kedua tim bisa terus memberikan penampilan terbaik di laga-laga berikutnya. IBL semakin panas, dan kemenangan besar seperti ini menjadi bukti persaingan masih sangat terbuka hingga akhir musim.